Memasok Obat dan Suplemen ke Indonesia
Panduan praktis bagi industri farmasi, PBF (pedagang besar farmasi), distributor obat, pembeli rumah sakit dan pemilik merek di Indonesia yang mencari pasokan dari luar negeri, serta bagi produsen dan eksportir di seluruh dunia yang memasok ke Indonesia.
Halaman ini dalam bahasa lain: English · Bahasa Indonesia
Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara dan salah satu pasar farmasi yang paling terlindungi. Hanya industri farmasi Indonesia yang dapat mendaftarkan obat, dan aturannya dari waktu ke waktu mendorong impor beralih ke produksi lokal.
Bagi produsen di luar negeri, artinya jalan masuk selalu lewat mitra lokal: perusahaan farmasi Indonesia yang memegang registrasi, lalu pedagang besar farmasi (PBF) berlisensi bila produk akan dipasok melalui e-katalog pemerintah.
Untuk suplemen, tanggal yang perlu dicatat adalah 17 Oktober 2026. Sejak tanggal itu, suplemen kesehatan yang beredar di Indonesia, termasuk produk impor, wajib bersertifikat halal. Pengecualian hanya berlaku untuk produk yang dibuat dengan bahan tidak halal, dan labelnya harus mencantumkan keterangan tersebut.
Indonesia sekilas
| Otoritas | BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), ditetapkan sebagai otoritas yang masuk daftar WHO (WHO-listed authority) pada Desember 2025 |
|---|---|
| Siapa yang mendaftarkan | Hanya industri farmasi Indonesia. Produsen asing mendaftar melalui industri farmasi lokal, biasanya afiliasi atau mitra berlisensi, dengan persetujuan tertulis |
| Kapan impor diizinkan | Dalam kasus tertentu, misalnya teknologi khusus atau kapasitas lokal yang belum mencukupi, dengan harapan ada alih teknologi bertahap ke produksi lokal |
| Reliance | Pada 2025, pemanfaatan hasil penilaian WHO, EMA dan penilaian bersama ASEAN memangkas waktu evaluasi BPOM dari 120 menjadi 90 hari kerja |
| Tenggat halal | Suplemen kesehatan dan obat bahan alam mulai 17 Oktober 2026, obat bebas (tanpa resep) mulai Oktober 2029, sebagian besar obat resep mulai Oktober 2034 |
Cara memasok obat ke Indonesia
- Cari mitra industri farmasi lokal. Hanya industri farmasi Indonesia yang dapat memegang registrasi. Mitra tersebut memerlukan persetujuan tertulis dari Anda, kecuali jika ia afiliasi Anda.
- Siapkan penilaian pabrik. BPOM menilai pabrik di luar negeri melalui kajian dokumen, lalu inspeksi jarak jauh, dan inspeksi langsung ke lokasi bila diperlukan. Siapkan bukti GMP dan CoPP Anda.
- Daftarkan produk. Gunakan dosier ACTD, dengan informasi untuk pasien dalam Bahasa Indonesia. Izin edar berlaku lima tahun.
- Pasok produk. Pengadaan pemerintah untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan melalui e-katalog pemerintah. Untuk tayang di e-katalog, produk memerlukan izin edar dan kontrak dengan pedagang besar farmasi (PBF) berlisensi, dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mendapat prioritas.
Obat yang belum terdaftar dapat diimpor melalui Special Access Scheme (jalur akses khusus), dengan persetujuan BPOM atau Kementerian Kesehatan. Lihat juga impor khusus dan untuk pasien tertentu dan pasokan untuk tender pemerintah.
Suplemen
Suplemen kesehatan didaftarkan di BPOM. Mulai 17 Oktober 2026, suplemen kesehatan wajib bersertifikat halal, kecuali jika mengandung bahan tidak halal; dalam hal itu, labelnya harus mencantumkan keterangan tersebut. Sertifikat dari lembaga halal luar negeri yang diakui oleh badan halal Indonesia, BPJPH, dapat digunakan. Karena itu, pastikan lembaga sertifikasi halal produsen Anda tercantum dalam daftar BPJPH. Kami membantu merek memproduksi suplemen dengan merek sendiri melalui produsen maklon bersertifikat GMP: lihat maklon suplemen private label.
Apa yang dicari di Indonesia
Data Semrush Oktober 2026 menunjukkan bahwa orang Indonesia paling banyak mencari vitamin: “vitamin c” dan “vitamin d” masing-masing sekitar 110.000 pencarian per bulan, disusul “vitamin b complex” (sekitar 90.500), lalu “vitamin b12” dan “vitamin d3” (masing-masing sekitar 74.000). Setelah itu ada “protein” dan “magnesium” (masing-masing sekitar 40.500) serta “tepung protein tinggi” (sekitar 33.100), kemudian kolagen, kreatin dan vitamin gummy. Banyak pencarian obat menyebut keluhan, misalnya “obat sakit gigi” atau “obat asam urat”, bukan nama obatnya.
Cara perusahaan farmasi dan distributor obat mencari pemasok
Di kalangan perdagangan, “pbf” dan “obat generik” paling banyak dicari, masing-masing antara 1.000 dan 10.000 pencarian per bulan (Google Keyword Planner). “Distributor obat”, “pedagang besar farmasi”, “registrasi obat bpom”, “bahan baku obat” dan “pabrik obat” masing-masing berada di kisaran 100 sampai 1.000. Untuk maklon, “maklon herbal” dicari sekitar 390 kali per bulan dan “private label” sekitar 320 kali (Semrush, Oktober 2026); perlu diingat, tenggat halal 17 Oktober 2026 juga berlaku untuk obat bahan alam. Kirimkan kebutuhan Anda, dan kami akan mempertemukan Anda dengan produsen bersertifikat GMP.
Suplemen yang dapat kami bantu produksi
Berdasarkan nama generik, obat yang paling banyak dicari antara lain chlorphenamine maleate (sekitar 74.000 pencarian per bulan), amlodipine (sekitar 56.400), cefixime trihydrate (sekitar 45.900) dan paracetamol, disusul amoxicillin, ambroxol, allopurinol dan meloxicam.
Sebagian pembeli juga mencari obat dengan nama merek originator, seperti Voltaren (diklofenak) dengan sekitar 6.600 pencarian per bulan dan Buscopan (hiosin butilbromida) dengan sekitar 390. Merek yang disebutkan adalah milik pemiliknya masing-masing dan hanya dicantumkan untuk mengenali obatnya.
Dokumen yang perlu Anda minta dari pemasok
- Certificate of a Pharmaceutical Product (CoPP) dalam format WHO.
- Bukti GMP pabrik, misalnya sertifikat WHO-GMP, EU-GMP atau PIC/S, serta hasil inspeksi otoritas Anda.
- Dosier registrasi (CTD atau ACTD), dengan data bioekivalensi untuk obat generik bila diwajibkan.
- Data stabilitas untuk iklim panas.
- Certificate of Analysis (CoA) untuk setiap bets.
Ragu apakah pemasok dapat dipercaya? Baca cara memverifikasi pemasok farmasi. Untuk pasar di sekitar, lihat Panduan impor obat Asia Tenggara (ASEAN) kami. Panduan dan halaman produk yang ditautkan di halaman ini berbahasa Inggris.
Anda memasok pasar Indonesia?
Kirimkan produk, kekuatan sediaan, jumlah, dan dokumen yang diminta otoritas Anda. Kami akan menghubungkan Anda dengan produsen dan pemasok bersertifikat GMP yang dapat melayani pasar Anda, di mana pun mereka berada.
Kirim kebutuhan Anda Bicara dengan tim kamiPertanyaan umum
Artikel dan panduan tentang Indonesia
How Companies in Indonesia Can Source Pharma Products & CDMO Services from India
Learn how pharma companies in Indonesia can source medicines, APIs & CDMO services from India. Steps, compliance, docume...
Read Full StoryIndonesia • Source Pharma Products & CDMO Services from India